TIGA LEGISLATOR PKS KAB PASURUAN GUNAKAN RESES EVALUASI 1 TAHUN KINERJA ‘BER DPRD’

_20151222_161114

PksPasuruan.org – Pelaksanaan agenda reses yang diwujudkan dengan aktivitas pertemuan bersama konstituen merupakan kewajiban anggota DPRD yang termuat dalam UU No. 17 tahun 2014 tentang Susunan Kedudukan Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Rumusan pasal terkait masa reses yang akan dilakukan oleh DPRD selanjutnya diatur pula dalam peraturan tata tertib DPRD.

Reses merupakan sarana komunikasi politik antara anggota dewan dengan para pemilih (konstituen). Dalam forum Reses komunikasi politik tidak saja terwujud dalam bentuk penyerapan aspirasi, penyampaian pengaduan dan gagasan-gagasan yang berkembang di daerah, melainkan juga penyampaian pertanggungjawaban anggota dewan terhadap konstituennya. Dalam forum tersebutlah, anggota dewan menjelaskan apa yang sudah dilakukan, bagaimana follow-up dari reses sebelumnya serta apa agenda strategis yang akan dilakukan kedepan.

Karena strategisnya kegiatan reses itulah, ketiga legislator PKS DPRD Kabupaten Pasuruan perlu melakukan kegiatan reses bersama sebagai perwujudan tanggungjawab mereka kepada masyarakat yang mereka wakili. H. Mada Lutfi yang terpilih dari dapil 5, M. Zaini dari Dapil 2 dan M. Nadeer Umar dari Dapil 4 Kabupaten Pasuruan, menjadikan ‘berkhidmat untuk rakyat’ selalu menjadi ruh kerja mereka di parlemen.

Acara yang dihadiri oleh semua pengurus DPD PKS Kabupaten Pasuruan yang baru hasil Musda bulan November lalu, kader, pengurus DPC, dan konsituen dari 24 Kecamatan di Kabupaten Pasuruan ini, memang dikemas menjadi pertemuan kader dengan acara tunggal yaitu penyampaian ‘progress report’ ketiga anggota dewan.

Acara pemamparan laporan tahuanan dan evaluasi ‘1 TAHUN BER DPRD’ ini diawali dengan dua sambutan penting yaitu dari Ketua DPD PKS Kab. Pasuruan yang baru, Badrut Tamam dan Manajer Dakwah Dapil 2 Jatim yang Baru, Usatadz Baehaqi. Dalam dua sambutan tersebut kedua Pimpinan PKS tersebut mengharapkan bahwa ‘tradisi’ pertemuan untuk melaporkan kinerja (progress report) secara terbuka para legislator PKS di DPRD Kabupaten Pasuruan kepada masyarakat adalah mengandung dua maksud yaitu transparansi dan evaluasi.

Transparansi maksudnya adalah secara terbuka melaporkan apa saja yang telah dikerjakan para anggota dewan sehingga masyarakat bisa mengetahui hasil yang dicapai dan evaluasi maksudnya adalah legislator PKS di DPRD bisa mengukur apa saja yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan.

Dalam acara yang dipandu oleh ketua DPC Winongan, Syaifuddin Zuhri ini, memang menfokuskan pada pemaparan ketiga kader PKS yang sudah 1 tahun ini menjadi anggota DPRD Kabupaten Pasuruan. Secara umum, masing-masing legislator PKS di DPRD, M Nadeer Umar di Komisi 4, , M. Zaini di komisi 2 dan M Mada Lutfi di komisi 1, menyampaikan beberapa hal terkait dengan aktivitas mereka selama 1 tahun ini, yaitu:

1. Masa awal saat ikhtiar menjadi anggota dewan dan masa awal menjadi dewan setelah dilantik tahun 2014.
2. Aktifitas rutin selama setahun antara lain aktivitas persidangan dan kunjungan kerja (kunker)
3. Aktifitas menjadi fasilitator pembangunan infrastruktur di berbagai desa maupun kecamatan
4. Aktifitas penyaluran bantuan baik bantuan fisik seperti pavingisasi, jalan, pengadaan air bersih, pembangunan gedung, dan lain-lain maupun non fisik seperti pelatihan, advokasi hukum, dan lain sebagainya
5. Aktifitas membangun jaringan dengan birokrasi dan kelompok-kelompok masyarakat.

Kegiatan reses tersebut berakhir dengan melahirkan tekad bersama untuk terus meningkatkan kualitas kerja kedewanan para legislator dan juga bagi pengurus dan konsituen untuk terus memberi dukungan agar para kader PKS yang duduk di DPRD Kabupaten Pasuruan tersebut selalu berkhidmat untuk rakyat. (nur)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Spam Protection by WP-SpamFree